Agustusan atau … ??!
Tadi malem sekitar jam 02.00 pagi saya terbangun karena ada suara yang sangat mengganggu. Saya pikir seperti biasa, pasti ada orang hajatan yang ngundang dangdutan. Ealah ternyata pembagian hadiah tujuh belasan. Masya Allah jam 2 pagi orang-orang itu masih kuat melek aja ya kalo soal kek begituan. Kan waktunya mending buat tahajjud deh.
Pada dasarnya silahkan saja manusia bersenang-senang mencari hiburan. Karena memang otak ini butuh penyegaran. Tapi kalo di saat bersenang-senang itu malah bikin kita lupa atau malah tambah jauh dari Allah, uhuuuu mending jangan dilakuin deh. Bersenang-senang tapi sholatnya jadi telat atau malah ga sholat sama sekali, nah itu namanya senang-senang membawa petaka.
Silahkan aja kita melakukan hobi, jalan-jalan, atau belajar hal-hal yang baru tetapi sebatas dimana kita tetap bisa mengingat kebesaran Allah. Kalau sekiranya malah sebaliknya, lebih baik dijauhin deh, daripada kita yang dijauhin Allah, kan mending kita yang menjauhi hal-hal ga guna kayak gitu.
Jadi kayaknya mulai dipikir ulang, bersenang-senang macam apa, dimana, dan dengan siapa aja yang tidak membuat kita jauh dari mengingat Allah.
Hidup hanya sebentar dan ga cuma disini aja.
Others | Comment (0)08-08-08
Tanggal 08-08-08 ini merupakan tanggal yang unik untuk di ukir di undangan pernikahan.
Tapi apa daya sampai saat ini belum ada yang mau sama saya *halah mendramatisir*.
Hakhakhak…
*I’m currently listening Westlife – Angel*
My Self | Comment (0)Teman SD
Rabu pagi-pagi gini udah online. Ga tau kenapa beberapa hari ini candu lagi sama FS. Kek jaman baru-baru bikin FS dulu, gateeeelll banget pingin update. Ternyata ada balesan dari message yang kemarin gw kirim ke salah satu temen baru di FS gw. Yang isinya dia ngasih tau nomer hp temen deket gw waktu sd dulu di Madura. Ya gw kehilangan komunikasi sama cewek ini sejak kelas 5 SD yang lalu waktu gw pindah lagi sekolah di Jakarta.
Setelah kurang lebih 15 tahun akhirnya gw bisa hubungi dia lagi. Kita sms-an. Katanya dia kerja di Madura. Duh jadi kangen pingin ketemu temen-temen SD dulu, SD Gladak Anyar II. Udah gitu gw lupa beberapa muka mereka. Secaraaaaa sejak gw pindah ke Jakarta, totally ga pernah ketemu langsung sama mereka. Palingan beberapa aja yang masih komunikasi, entah itu telpon, sms, ato chatting. Gw inget banget waktu sekolah di Gladak Anyar ini nilai rapor matematika gw pernah dapet 10. Baaaahhh apa pula yang dilihat guruku itu. Hihihihi. Guru SD gw yang di Jakarta aja sampe tertegun-tegun, dianggepnya gw cerdas banget kaleee ya. Tapi dari SD gw udah memang suka exacta koQ.
I’m currently listening Norah Jones – Sunrise
Others | Comment (0)Maniiiiiiiiisssss, Yuk Kemari…
Kenapa ya gw sulit banget membiasakan diri minum air putih sebanyak-banyaknya. Gw suka banget sama makanan dan minuman yang maniiiiissss. Tapi semua memang tergantung kebiasaan juga sih. Jadi mulai sekarang, setidaknya setiap 3 jam sekali minum satu gelas air putih. Ga papa deh bolak-balik ke kamar mandi.
My Self | Comment (0)Do’a
Beberapa waktu lalu gw denger acara curhat di radio dan ada pendengar yang ngirim email, “…setelah gw tau istri gw selingkuh, hal pertama yang gw lakukan adalah INSTROPEKSI DIRI. Gw tidak akan langsung menyalahkannya, melainkan gw lihat masa lalu gw. Apakah di masa lalu (saat single) gw juga pernah menyakiti atau bahkan mempermainkan hati perempuan ??? setidaknya hal ini merupakan shock theraphy buat gw. Mungkin kurang lebih sama yang dirasakan wanita yang pernah gw sakiti dengan perasaan gw sekarang ini…”.
Setelah gw denger si penyiar baca email itu gw langsung ketawa terbahak-bahak. Serius, gw ketawa ga brenti-brenti. Trus apanya yang lucu ??? Yang lucu adalah di bagian dimana cowok ini bilang tentang Instropeksi Diri.
Yupzzz, gw paham banget ni dengan perasaan orang yang tersakiti. Pernah jadi korban ya bu ??? Tau deh, tanya aja tuh ma rumput yang bergoyang. Cekakakakakawww…
Pokoknya jangan pernah coba-coba menyinggung atau menyakiti perasaan orang. Mulai sekarang itung-itung diri deh, udah berapa banyak orang yang kita kecewakan. Ga enak kan kalo 600 dari 1000 orang yang kita kenal, nge-do’ain kita yang enggak-enggak. Misalnya kek gini, “Ya Allah mudah-mudahan dia tidak akan pernah menemukan wanita yang Engkau ridhoi, sebelum ia bertobat dan kembali ke jalan-Mu”. Nah loh…
Kiamat sudah dekat dan do’a orang yang teraniaya tanpa hijab.
I’m currently listening Cake – I Will Survive
Others | Comment (0)Bukan Tempat Pelarian
Hey kamu…
Aku bukan tempat pelarianmu.
Dikhianati cinta ???
Dari dulu kamu memang memilih jadi orang bodoh.
Others | Comment (0)Don’t love me for fun girl
Let me be the one, girl
Love me for a reason
Let the reason be loved
Maafku
Sekitar bulan Juni – Juli 2004 saya ada salah paham dengan seseorang. Intinya saya yang berbuat salah ke dia. Daaaannn, saat itu bukan waktu yang tepat untuk langsung minta maaf Karena untuk bicara hal lainpun saya ga sanggup, oh bukan ga sanggup tapi ga berani. Ibu mati-matian meyakinkan saya untuk bicara langsung sama orang ini.
Seiring berjalannya waktu, dengan banyaaaaaaaaaaaaaaaaakkkk hal yang sudah saya lewati, minggu lalu tepatnya, disaat saya sedang mengingat-ingat masa lalu sembari instropeksi diri, saya pikir inilah saatnya saya minta maaf ke orang itu sebelum maut menjemput. Walaupun orang ini cuma 1 tahun diatas saya, tapi saya sungkan sekali sama dia. Karena dia orang yang sangat memegang prinsip. Alhasil saya konsultasi ke ibu, what should I do. Diantara sekian banyak pilihan komunikasi, saya pilih sms. Yup cuma sms sajah. Terkadang memang komunikasi singkat jenis ini jauh lebih tepat di saat-saat sikon tertentu. Dengan segenap keberanian diri akhirnya sms permohonan maaf itu saya kirim (Sabtu Pagi, 19 April 2008), tentunya dengan harapan permohonan maaf saya diterima dan tidak mengharap sms saya akan dibalas. Ya memang bagi saya cukup melegakan dengan mengutarakan maaf ini tanpa tahu apa jawabannya. Tentunya saya tahu diri juga kalau sms ini tidak mau dibalas mengingat permohonan maaf ini sudah sangat terlambat waktunya.
Sejam, dua jam, tiga jam, lima jam berlalu sejak saya kirim, namun tidak ada balasan sama sekali. Ibu juga sudah wanti-wanti, tidak perlu mengharap banyak. Toh saya juga bukan memaksakan diri untuk menjalin komunikasi lagi dengan orang ini, cukup hanya mengutarakan maaf.
Beberapa hari setelah itu saya online cek email daaaaaannnn leganya hati saya melihat namanya ada di subject email saya, saya girang bukan kepalang. Girang karena ada jawaban dari dia. Yang isinya, dia justru kaget saya masih mengingatnya dan mengingat keadaan yang pernah kita lewati. Well, intinya dia menerima permohonan maaf saya. Dan saya hanya membalas, “terima kasih
”. That’s all.
Dan sekali lagi, dari beberapa kalimat yang dia tulis, saya semakin sungkan dengan orang ini. Hormat saya untuknya.
Terima kasih ya Allah, Engkau memberikan pengalaman
berharga untukku. Terima kasih ya Allah, Engkau pernah mempertemukan aku dengan orang yang berkualitas. Terima kasih ya Allah, walaupun ini semua sudah selesai, ku berharap takdir pertemuan semacam ini akan terulang lagi di waktu dan subjek yang tepat menurut Engkau. Amin.
Weekend
Sabtu minggu lalu (19 April 2008) gw dan Venan ÜF jenguk Bapak Mertuanya Ruel ÜF di RS. Cikini.
Kita berangkat dari rumah udah sore juga ya, jam ½ 3-an, naik bus Transjakarta. Ini pertama kalinya gw naik bus itu. Alamak, transit di Kampung Melayu, ruaaaameeeeenya ampuuuunn deh.
Eh tapi sebelum berangkat, di Waras kita ketemu temen SMU, tanpa babibubebo dia langsung nanya, “udah pada nikah belum niii???”. Jreng…jreng…Venan langsung naik pitam. Kayak gak ada pertanyaan lain aja, di waktu yang tepat dan keadaan yang tepat.
Ya tujuannya sih jenguk Papa Mertua Ruel, tapi ngobrol sama si om sendiri bentar banget. Yang lama ngobrol ma mantunya. Wong nyampe rumah sakit bukannya langsung lihat si om, eh malah langsung ngobrol di restonya, ditraktir pula. Ampun deh tuh anak memang sangad-sangad senang sekali kalo ketemu gw. Sampe kita dilarang-larang pulang. Nagih dia, hakhakhak.
Setelah itu gw dan Ve ke Gramedia Matraman. Lihat-lihat buku, novel *loe cari novel apa sih Ve?!*, cds, atk, laptop, truuusss makaaaaannn. *hah makan lagi?!*. Sampe rumah jam ½ 10. Venan langsung jalan lagi ma temen-temen SMP kita, nongkrong di seafood langganan mereka. Gw diajak, tapi gw ga mau, bisa-bisa gw dilarang pulang sekalian.
Ps.
Ruel menggilakah kau setelah bertemu denganku ??!
hakhakhakhakhak
ÜF | Comment (1)Ketika Wanita
Ketika wanita tak diindahkan,
Ketika wanita diacuhkan,
Ketika wanita diremehkan,
Lihat saja, perlahan kerajaanmu akan runtuh sebelum akhirnya tersadar bahwa kau sendiri sudah tak diindahkan, diacuhkan, dan diremehkan.
Others | Comment (0)Andaikan Perusahaan Provider
Andaikan ku punya perusahaan kartu provider, akan gw jadwal tarif murah dari jam 5 pagi - 9 malam. Justru jam 9 malam - 5 pagi, tarifnya naik 2 kali lipat dari tarif normal. Supaya para pekerja bisa pake waktu istirahatnya dengan baik, siang hari bisa kerja dengan nyaman tanpa ngantuk-ngantuk. Anak sekolah bisa belajar di sekolah dengan semangat tanpa loyo ataupun tertidur di kelas. Pokoknya ga ada lagi tengah malem masih grabak-grubuk sama handphone, its time to sleep.
Coba deh kita terawang, apakah tarif murah telpon di jam malam dapat mempengaruhi hasil produksi suatu pabrik, mempengaruhi kinerja karyawan di kantoran, mempengaruhi mood seseorang di pagi hari, mempengaruhi remaja-remaja begadang setiap hari ???
Andaikan ada SKB antara Menkominfo dengan Menakertrans yang isinya pelarangan tarif murah telpon di jam malam, wah damainya dunia, ga ada lagi deh bunyi krriiiiiiiiiing di tengah malem buta.
Others | Comment (0)